Untukmu, Sang Penyintas
![]() |
| Sumber: http://www.huffingtonpost.com/2014/02/04/this-book-youve-probably-_n_4705123.html |
Kutengok ke arah teras,
Kulihat lantainya yang basah oleh tempias.
Ternyata hujan kian menderas,
Menemaniku bekerja keras.
Aku terus mengutak-atik sebuah “tugas”,
Berharap menghasilkan untaian kata dan kalimat yang pas.
Kemudian konsentrasiku menembus batas..
Entah mengapa terbayang lagi sebuah paras,
Dengan garis wajah yang tegas.
Apakah dia Raras?
Bukan! Dia adalah sang penyintas!
Penyintas dalam dunianya yang “ganas.”
Kemudian ku berkata dalam hati dengan lekas;
Khalas!
Bas!
Kucoba kembali setia pada “tugas”.
Berharap menghasilkan sebuah karya yang selaras.
Sehingga esok tak perlu berlama-lama kubahas,
Bersamanya, sang penyintas!
Di kamar
Selasa, 25 November 2014
12.52 siang
Demi engkau, sang
penyintas,
Kucoba terus menembus
batas.



Comments