SUNGGUH KENTANG. EITS, YANG PENTING NIATNYA!
Sungguh
kentang..bersusah payah bangun di pagi hari..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh kentang..mandi
dingin-dingin..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh
kentang..berlelah-lelah berjalan kaki..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh
kentang..menanti bis, mengejar angkot..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh kentang..pegalnya
membawa leptop..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh kentang..bawa
bacaan segambreng..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh kentang..duduk
bengang-bengong ampe bangku anget..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh kentang..tak
membaca barang separagraf pun..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh kentang..tak
tertulis bahkan sekalimat pun..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh
kentang..sampai sore di perpus..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh
kentang..membuang waktu..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh
kentang..menguras tenaga..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh
kentang..ngabisin ongkos..Eits, yang penting niatnya!
Sungguh
kentang..”YAELAH,YAUDAH SIK!”..Eits, yang penting niatnya!
*”YAELAH,YAUDAH SIK!”
~ quote andalan seorang teman: Riani Ayuningtyas a.k.a. KOMENG
Di perpus
Rabu, 22 Mei 2013
Pukul 3.10 sore


Comments